pinjaman uang dana talangan 1 jam langsung terima uang dan bantu proses take over bpkb mobil kredit

April 25, 2017

5 alasan kredit mobil di tolak

1 comment :
Saat ini pengajuan kredit mobil terbilang cukup mudah, namun tetap saja masih ada konsumen yang pengajuan kreditnya ditolak. Kenapa hal seperti ini bisa terjadi? Tentunya ada beberapa penyebab mengapa ditolaknya pengajuan suatu kredit. Ketika seseorang ingin beli kredit mobil lalu saat itu juga pengajuan kreditnya ditolak, pada umumnya kebanyakan dari mereka akan menyalahkan pihak dealer yang dianggap menolak pengajuannya, padahal yang sebenarnya berhak menerima atau menolak pengajuan kredit adalah pihak dari leasing selaku penyedia layanan kredit.

Lalu alasan apa sajakah yang membuat pengajuan kredit mobil Anda bisa di tolak oleh pihak bank maupun leasing? Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.
1. Nama Anda Masuk Dalam Daftar Hitam / Blacklist Bank Indonesia
Bank Indonesia memiliki sistem yang otomatis mendata masyarakat ketika sedang menggunakan fasilitas kredit dari bank dan lembaga keuangan, contohnya kartu kredit. Jika nasabah bermasalah dalam melunasi tagihan kartu kredit, dia akan dimasukkan ke dalam daftar yang populer dengan sebutan daftar blacklist Bank Indonesia. Bank Indonesia juga menerapkan sistem skor untuk menilai peringkat kredit seseorang. Pihak debitur akan mendapat peringkat 1 jika selalu melunasi cicilan tepat waktu. Dia akan mendapat ranking 3 jika menunggak tapi tunggakannya belum sampai 270 hari. Jika sudah menunggak lebih dari 270 hari, dia akan berada di peringkat 5 atau yang paling bawah.
Jika nama Anda telah masuk daftar blacklist Bank Indonesia, maka akan sulit bagi Anda untuk bisa mendapatkan kredit mobil. Beberapa hal yang menyebabkan seseorang masuk ke dalam blacklist Bank Indonesia adalah catatan yang buruk mengenai kredit sebelumnya. Misalnya cicilan kredit yang tidak teratur, kredit macet, atau sampai kepada penarikan unit oleh pihak leasing. Oleh karena itu pastikan bahwa Anda memiliki catatan kredit yang baik dan tidak masuk dalam daftar blacklist sebelum mengambil kredit mobil.

2. Penghasilan yang Anda Miliki Belum Mencukupi
Anda harus menghitung dan mengkalkulasikan terlebih dahulu jumlah pemasukan Anda per bulan dengan jumlah pengeluaran Anda tiap bulannya. Pastikan bahwa penghasilan Anda cukup untuk membayar cicilan mobil yang akan Anda kredit nantinya. Pihak leasing biasanya memiliki analis keuangan yang akan memperhitungkan apakah penghasilan Anda cukup untuk membiayai kredit mobil Anda. Jika penghasilan yang Anda miliki dirasa belum memenuhi, maka pihak leasing tidak akan segan-segan untuk menolak pengajuan kredit mobil Anda.

Baca juga : Cara agar kredit mobil di setujui


3. Persyaratan yang Tidak Lengkap
Saat mengajukan pembiayaan mobil secara kredit ada syarat-syarat yang harus Anda penuhi terlebih dulu. Ada beberapa dokumen yang menjadi syarat wajib dalam pengajuan kredit mobil seperti fotokopi KTP, Fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi Rekening Listrik, dan bukti pembayaran PBB terakhir. Apabila persyaratan yang diminta oleh pihak leasing tidak bisa dipenuhi, maka besar kemungkinan pengajuan kredit mobil Anda akan ditolak, karena dianggap tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan sebelumnya.
alasan di tolak

4. Anda Tidak Kooperatif Selama Proses Berjalan
Hal lainnya yang membuat pengajuan kredit mobil Anda di tolak oleh pihak leasing adalah tindakan yang tidak kooperatif si calon nasabah. Tindakan kooperatif yang dimaksudkan di sini antara lain, yaitu memberikan data yang tidak benar atau tidak mau di ajak untuk bekerja sama selama proses survey berlangsung. Pastikan Anda memberikan informasi dan data yang benar juga akurat, sehingga apabila dilakukan survei nantinya akan sesuai.

Selanjutnya saat proses survei berlangsung Anda juga harus kooperatif, banyak diantaranya pengajuan kredit ditolak karena si calon nasabah sulit di ajak kerja sama saat proses survei. Seperti berperilaku kurang baik atau tidak mengijinkan pihak surveyor dari perusahaan leasing untuk masuk ke dalam rumah dan menjalankan survey tersebut.

Baca juga : cara mendapatkan pinjaman 1 jam cair

5. Bad Credit History, Sejarah Pinjaman yang Buruk
Masa lalu tinggal kenangan tak perlu disesali apa yang telah terjadi. Pepatah ini bagaimanapun puitisnya namun tak akan membuat pihak dari bank bersikap manis juga romantis. Bahkan boleh dibilang bank anda cenderung skeptis dan ekstra hati-hati. Ini terjadi jika Anda pernah memiliki sejarah catatan pembayaran cicilan utang yang buruk di masa lalu.

Misalnya Anda pernah memiliki tunggakan utang yang belum terselesaikan  di bank A, kemudian Anda mengajukan pinjaman baru ke bank B. Kemungkinan pengajuan pinjaman Anda ke bank B bakalan tidak disetujui. Bank B tentunya tidak mau mengalami nasib yang sama dengan Bank A. Gara-gara cicilan utang macet, bank kehilangan uang mereka.

Sejarah pembayaran utang nasabah bank dan lembaga keuangan lainnya tercatat dengan baik di database Bank Indonesia. Begitu kita menyerahkan formulir pengajuan pinjaman ke bank, mereka akan melakukan verifikasi riwayat pembayaran pinjaman terdahulu. Jika termasuk dalam daftar debitur macet, pinjaman Anda bisa di tolak. Bagusnya catatan buruk tersebut bisa di hapus, syaratnya Anda harus menyelesaikan terlebih dulu tunggakan pinjaman  di bank sebelumnya. Sesudah itu maka Anda akan bisa mengajukan kembali kredit kepada pihak bank yang bersangkutan.

Biasanya ada sedikit toleransi, setelah masa dua tahun catatan buruk tersebut bisa dianggap tidak valid. Artinya bank bersedia memberikan pinjaman walaupun Anda memiliki reputasi yang kurang baik. Mungkin setelah masa dua tahun calon debitur dianggap sudah insaf dan bisa membangun kembali reputasi pinjaman yang baik di masa depan.

1 comment :

silahkan tinggalkan pesan anda...terima kasih